Tahun ini PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menargetkan produksi batubara-nya meningkat 10,8% dibandingkan tahun lalu menjadi 12,7 juta ton. Asal tahu saja, jumlah produksi pada 2008 hanya mencapai 10,8 juta ton.
Menurut Direktur Utama PTBA Sukrisno, meningkatnya jumlah produksi karena ada tambahan sekitar 500.000 ton dari tambang yang diakuisisi PTBA tahun lalu yaitu PT International Prima Coal (IPC). "Salah satu faktornya itu," kata Sukrisno.
Sementara, untuk volume penjualan tahun ini, PTBA akan mengejar target sebanyak 14,5 juta ton atau naik 13% dibanding tahun lalu 12,8 juta ton. Sukrisno menambahkan, dari target penjualan itu, sebanyak 65% atau 9,4 juta ton akan dijual ke dalam negeri dan sisanya 5,1 juta ton atau 35% dijual ke luar negeri.
"Kami akan meningkatkan volume penjualan terutama di pasar ekspor, yaitu Jepang dan Malaysia," tambahnya.
Kamis, 04 Juni 2009
Selasa, 03 Maret 2009
Tanjung Enim ( kota batubara )
Tanjung Enim merupakan ibukota dari Kecamatan Lawang Kidul
Lawang Kidul adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, Indonesia.
Kecamatan Lawang Kidul merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Muara Enim.
Kecamatan Lawang Kidul berdiri pada 16 Mei 1976 dengan luas wilayah 170.05 km2. Kecamatan ini berjarak kurang lebih 12 km dari Kab Muara Enim. Kecamatan Lawang Kidul memiliki 7 desa / kelurahan :
Darmo. Keban Agung. Tanjung Enim. Tanjung Enim Selatan. Pasar Tanjung. Tegal Rejo
Lawang Kidul adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, Indonesia.
Kecamatan Lawang Kidul merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Muara Enim.
Kecamatan Lawang Kidul berdiri pada 16 Mei 1976 dengan luas wilayah 170.05 km2. Kecamatan ini berjarak kurang lebih 12 km dari Kab Muara Enim. Kecamatan Lawang Kidul memiliki 7 desa / kelurahan :
Darmo. Keban Agung. Tanjung Enim. Tanjung Enim Selatan. Pasar Tanjung. Tegal Rejo
Langganan:
Postingan (Atom)
